• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bagi Bank Jateng, ajang lari setiap langkah mampu menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

    Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon

    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bagi Bank Jateng, ajang lari setiap langkah mampu menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

    Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon

    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Jateng Terkini

Jateng Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Pangan 2023

by Puthut Ami Luhur
24/10/2022
in Jateng Terkini
0
Jateng Siapkan Strategi Krisis Pangan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng siapkan strategi hadapi ancaman krisis pangan, yang prediksinya akan terjadi pada 2023 mendatang. (LenteraJateng/dok)

LenteraJateng, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng siapkan strategi hadapi ancaman krisis pangan, yang prediksinya akan terjadi pada 2023 mendatang. Selama ini Jateng terkenal sebagai produsen pangan strategis, sehingga perlu menyiapkan strategi dan langkah-langkah.

Keseriusan Pemprov Jateng siapkan strategi hadapu ancaman krisis pangan, pada 2023 mulai dari optimalisasisi musim tanam, peningkatan stok produksi sampai dengan intervensi harga. Dari data Distanbun Jateng, hanya komoditi kedelai yang produksinya minus.

Sedangkan komoditas padi dan jagung, baik untuk konsumsi maupun pakan ternak melebihi kebutuhan. Tercatat realisasi produksi padi hingga September 2022 mencapai 8.238.177 ton.  Prediksi tahun 2022 untuk produksi padi bisa mencapai 9.579.069 ton, atau sekitar 5,5 juta ton beras.

Pada 2020 produksi beras mencapai 5,43 juta ton. Sedangkan produksi beras pada 2021, sekitar 5.531.297 ton beras.

Adapun, untuk produksi jagung hingga September 2022 mencapai 3.047.712 ton. Sementara, produksi kedelai hingga bulan yang sama baru mencapai 47.246 ton.

Pemerintah Optimis Hasil Produksi Tanaman Pangan

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Tanaman Pangan Indri Nur Septiorini mengatakan masih optimistis dengan produksi tanaman pangan pada 2023. Meski demikan, pihaknya mengakui kondisi harga dan ketersediaan pangan juga berpaut dengan stabilitas ekonomi dan pasokan energi.

BACA JUGA:  Kapolda Jateng Tegaskan Siap Backup Mitigasi Kebocoran BBM di Cilacap

“Harus kerja antar sektor seperti ketahanan pangan dan perdagangan,” kata Indri.

Menghadapi hal itu, sektor pertanian melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan produksi tanaman pangan. Di antaranya, penerapan indeks pertanaman (IP) 400, dengan kata lain sebuah lahan bisa ditanam hingga empat kali.

Bukan hanya untuk padi, komoditas pertanian lain pun bisa menerapkan hal ini.

Selain itu, petani mendapat fasilitas pupuk organik untuk perbaikan struktur dan tesktur tanah sehingga menjadi subur. Juga benih unggul dan bersertifikat serta alsintan guna mendukung percepatan dan efisiensi dalam kegiatan usaha tani.

Faktor Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat menentukan dalam pencapaian target produksi. Sehingga kompetensi petani dan petugas terus dapat meningkat dengan berbagai pelatihan peningkatan kapasitas petani maupun petugas.

Tidak kalah penting, ada pendampingan dan pengawalan dalam pengamanan penanaman oleh petugas pengamat Organisme Penggangu Tanaman (OPT) melalui peramalan, pengendalian OPT.

“Insyaallah kami optimis dapat mengantisipasi prediksi krisis pangan, selain, ada strategi untuk itu. Dengan strategi dan usaha kami optimis masuk 2023,” tuturnya.

Selain produksi pangan strategis pajale, Jateng juga melimpah produksi pangan alternatif seperti ubi kayu yang produksinya mencapai 2.288.971 ton pada September 2022, ubi jalar 114.415 ton, kacang tanah 58.423 ton dan kacang hijau 24.590 ton.

BACA JUGA:  Jelajah Energi Terbarukan Jateng, Inisiasi Dinas ESDM dan IESR

Intervensi Harga Pangan, Jateng Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Upaya peningkatan kuantitas tanaman pangan, jugadukungan dengan stabilisasi stok dan harga. Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jateng mencatat, produksi pangan pokok seperti beras memang mengalami surplus.

Data prognosa (perkiraan) Dishanpan hingga akhir Desember 2022 ketersediaan beras di Jateng mencapai 10.038.575 ton. Sedangkan kebutuhan konsumsi perkirakan hanya mencapai 3.244.363 ton.

Namun demikian, kelebihan produksi beras tidak lantas menjaga harga tetap stabil. Kepala Dishanpan Jateng Dyah Lukisari mengatakan, harga beras dipengaruhi juga oleh perkembangan di pasar.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) harga beras dengan kualitas tertentu mengalami kenaikan. Harga beras kualitas bawah I misalnya, harga awal pada 14 Oktober 2022 sebesar Rp 9.050, mengalami kenaikan pada 21 Oktober 2022 menjadi Rp 9.100. Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium II dari harga Rp 9.950 menjadi 10.050 pada periode yang sama.

Dyah menjelaskan, selain karena belum panen terjadi pula kenaikan permintaan. Ia menyebutkan adanya informasi sebuah perusahaan swasta yang melakukan pembelian beras cukup besar. Hal itu secara tidak langsung ikut mengerek harga beras di pasaran.

BACA JUGA:  Posko Pengaduan THR Bukti Keseriusan Pemprov Jateng Selesaikan Hak Pekerja

Beberapa Strategi Stabilkan Harga

Oleh karena itu, telah merancang beberapa strategi untuk menstabilkan harga dan pasokan. Di antaranya dengan program subsidi kepada konsumen atau produsen, sesuaikan dengan kondisi harga pangan saat itu.

“Kami akan terapkan subsidi dengan APBD untuk harga naik atau turun. Selama ini dengan CSR,” tambahnya.

Sudah menyiapkan anggaran, administrasinya kami bicarakan antara TAPD dan inspektorat. Prinsipnya harga naik atau turun, bisa kita subsidi harga plus bantuan distribusi,” tuturnya..

Program ini menurut Dyah sudah Pemprov Jateng terapkan dengan gerakan “ASN Berbagi”, membeli komoditas tomat, kubis dan telur yang saat itu harganya anjlok.

Dengan cara tersebut, petani yang telah susah payah menanam tidak mengalami kerugian. Hal lain yang pemerintah lakukan, ialah dengan melakukan bazar pangan. Selain itu BUMD Agro Jateng Berdikari harapannya mampu menjadi off taker dalam bidang pangan.

“Insyaallah untuk pangan di Jateng kita tidak krisis di 2023. Kita sentra pangan juga punya instrumen untuk melakukan stabilisasi pasokan dan potensi pangan lokal kita banyak,” tutur Dyah.

Terkait

Tags: JatengKrisis PanganSiapkanStrategi

Puthut Ami Luhur

Related Posts

Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah) terus memperkuat komitmennya, mendukung pengembangan sektor pendidikan melalui kerja sama strategis dengan Universitas Diponegoro (Undip).
Pendidikan

Dukung Operasional Undip, Bank Jateng Serahkan Fortuner dan NMax

08/06/2026
Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter
Jateng Terkini

BMKG: Jateng Diprediksi Masih Hujan Lebat Saat Lebaran

24/02/2026
Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis
Jateng Terkini

Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis

15/02/2026

RECOMENDED

Bagi Bank Jateng, ajang lari setiap langkah mampu menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon

10/07/2026
Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

24/06/2026
Nahkoda baru di jajaran dewan komisaris Bank Jateng, dengan terpilihnya Adnas sebagai Komisaris Utama (Komut) Independen.

Komut Independen Bank Jateng Siap Perkuat Pengawasan dan Manajemen Risiko

18/06/2026
Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

16/06/2026
Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, diharapkan ekspektasi besar untuk menjadi motor utama sekaligus juru selamat pemulihan ekonomi di daerah.

Bank Jateng dan FKDK BPDSI Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi

12/06/2026
Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

12/06/2026

MOST VIEWED

  • Pendakian Merbabu Via Thekelan

    Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com