• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    Sebagai upaya menjamin keamanan aset perbankan dan meningkatkan kenyamanan nasabah, Bank Jateng KC Pekalongan resmi memperkuat kerja sama dengan Polres Pekalongan Kota.

    Prioritaskan Rasa Aman, Bank Jateng Cabang Pekalongan Gandeng Polres Tingkatkan Pengamanan

    Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita, meraih penghargaan bergengsi The Most Outstanding Women in Banking Industry.

    Direktur Bisnis Bank Jateng Raih The Most Outstanding Women in Banking Industry

    Bank Jateng meraih apresiasi dalam ajang The Asian Post Regional Champion 2026, penghargaan ini diberikan atas kinerja yang solid.

    Bank Jateng Raih Apresiasi Regional Champion 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pembiayaan Daerah

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    Sebagai upaya menjamin keamanan aset perbankan dan meningkatkan kenyamanan nasabah, Bank Jateng KC Pekalongan resmi memperkuat kerja sama dengan Polres Pekalongan Kota.

    Prioritaskan Rasa Aman, Bank Jateng Cabang Pekalongan Gandeng Polres Tingkatkan Pengamanan

    Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita, meraih penghargaan bergengsi The Most Outstanding Women in Banking Industry.

    Direktur Bisnis Bank Jateng Raih The Most Outstanding Women in Banking Industry

    Bank Jateng meraih apresiasi dalam ajang The Asian Post Regional Champion 2026, penghargaan ini diberikan atas kinerja yang solid.

    Bank Jateng Raih Apresiasi Regional Champion 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pembiayaan Daerah

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Semarang Raya

Mengintip Sejarah Semarang di Museum Kota Lama

by TIM LENTERAJATENG
13/02/2022
in Semarang Raya, Wisata
0

Ingin berkunjung ke Kota Semarang, atau sudah pernah pergi ke Ibukota Jawa Tengah ini tetapi belum pernah mengetahui sejarahnya. Intip Sejarah Kota Semarang di Museum Kota Lama dan sekaligus bisa mengunjungi wilayah yang banyak memiliki peninggalan kolonial Hindia Belanda, sehingga sering orang menyebutnya sebagai The Little Nederland.

LenteraJateng, SEMARANG – Bangunan kokoh dengan batu bata ekspos, kini berdiri di tengah-tengah antara Jalan MT Haryono (Mataram), Patimura, Agus Salim dan Cendrawasih. Sebelum bangunan Museum Kota Lama itu ada, dulu tempat itu masyarakat Kota Semarang kenal sebagai Bunderan Bubakan.

Daerah Bubakan mempunyai tempat spesial dalam sejarah berdirinya wilayah yang kini secara administratif di bawah Pemerintah Kota Semarang. Berkaitan erat dengan cikal bakal pendiri Semarang, Ki Pandan Aran di mana setelah mendirikan pesantren di Pulau Tirang, ia kemudian membuka tempat baru dan mendirikan tempat tinggal.

Wilayah tersebut yang kini dikenal sebagai Bubakan yang berasal dari kata “bubak” , yang berarti membuka sebidang tanah dan menjadikannya sebagai tempat tinggal. Di daerah Bubakan Ki Pandan Arang menjabat sebagai seorang juru nata (pejabat kerajaan) dari kerajaan Demak. Oleh karena itu, wilayah Bubakan juga dikenal dengan sebutan Jurnatan, tempat tinggal juru nata.

BACA JUGA:  Bapenda Kota Semarang Targetkan Pajak Hotel Rp 191 Miliar

Pada masa kolonial Belanda, oleh Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda wilayah itu mereka jadikan sebagai Stasiun Semarang Centraal atau masyarakat kenal sebagai Stasiun Jurnatan. Pembangunan stasiun tersebut pada 1882, melayani pemberangkatan kereta api tujuan Demak, Kudus, Pati, Rembang, Blora dan lain-lain.

Selain melayani jalur kereta ke arah timur Kota Semarang, Stasiun Jurnatan juga merupakan jaringan trem uap yang menghubungkan dengan Stasiun Samarang Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij di Kemijen. Jaringan trem uap, juga melayani rute Jurnatan – Bulu dan Jurnatan – Jomblang. Jalur tersebut tutup pada 1940 karena kurang menguntungkan.

Selain berfungsi sebagai stasiun, wilayah tersebut juga pernah pemerintah gunakan sebagai terminal bus antar kota sebelum kemudian pindah ke Terboyo dan sekarang di Penggaron.

Museum Kota Lama, Gerbang ke dalam Kota Semarang Masa Kolonial

Museum Kota Lama, adalah pintu gerbang dan isinya adalah kawasan yang dulunya oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda yang pembangunannya untuk pemukiman dan segala fasilitas untuk orang-orang Eropa.

Ada yang mencuri perhatian saat mengunjungi Museum Kota lama di Ibu Kota Jawa Tengah. Museum yang baru saja resmikan oleh Wali Kota itu berisi cuplikan sejarah Kota Semarang.

BACA JUGA:  Antusias Warga Menonton Kirab Kampung Melayu Semarang

Kali pertama masuk ke dalam museum, pengunjung akan mendapati miniatur kapal beserta panorama meliputi lautan dan pasirnya, yang merupakan hasil dari rekayasa teknologi. Bergeser ke belakang, pengunjung akan menjumpai linimasa Kota Semarang dari masa ke masa.

Video yang ditampilkan di dinding itu membuat pengunjung seolah ada di tempat lain. Video di ruangan tersebut memperlihatkan sejarah masa lampau wilayah Semarang. Dari masa ke masa, dari 1547 sampai dengan sekarang.

Ada di seberang linimasa, terdapat ruangan berisi artefak dan benda-benda bersejarah yang ditemukan di Kota Semarang. Seperti botol mineral kaca merk Hygeia, yang merupakan perusahaan air mineral pertama di Hindia Belanda. Pengunjung juga bisa melihat berbagai benda peninggalan sejarah itu dalam sebuah kotak kaca.

Tidak jauh dari ruang artefak, terdapat trem atau kereta yang menyuguhkan perjalanan virtual selama lima menit dengan rute Semarang – Juwana. Perjalanan itu menggambarkan kondisi wilayah pedesaan Keresidenan Pati pada masa kolonial.

BACA JUGA:  KAI Persingkat Waktu Tempuh Delapan Perjalanan KA Jarak Jauh

Pengunjung kemudian akan bergeser ke ruangan dengan lantai kaca. Ruangan ini menjadi perjalanan terakhir di museum yang memperlihatkan bekas stasiun trem yang saat ini berada di bawah tanah.

Meski kini bentuknya jauh dari bentuk aslinya, namun masih terlihat sisa pondasi bangunan yang terbuat dari bata merah tersusun secara acak. Stasiun trem itu juga pernah beroperasi sekitar tahun 1882 sampai dengan 1940.

Tiket Masuk Museum Kota Lama Bisa Akses Aplikasi Lunpia

Albertus Kriswandono, Tim Kuratorial Museum Kota Lama mengatakan, museum ini adalah pintu gerbang. Sedangkan isi sebenarnya adalah di kawasan Kota Lama.

“Jadi pengunjung bisa berjalan-jalan di Kota Lama, lihat bangunan yang sebagian isinya juga ada di dalam Museum,” kata Albertus.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Sapto Adi menambahkan, tiket masuk bisa mengakses lewat aplikasi Lunpia. Pengunjung bisa mendaftar secara kolektif, minimal jumlah sepuluh orang dengan titik kumpul di Oudetrap kawasan Kota Lama.

“Lama kunjungan setiap kelompok selama 20 menit. Mereka bisa menonton sejarah Kota Semarang, termasuk artefak dan perjalanan visual,” tutup Sapto.


Editor: Puthut Ami Luhur

Terkait

Tags: Kota LamaKota SemarangMuseum Kota LamaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi

TIM LENTERAJATENG

Related Posts

Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, diharapkan ekspektasi besar untuk menjadi motor utama sekaligus juru selamat pemulihan ekonomi di daerah.
Semarang Raya

Bank Jateng dan FKDK BPDSI Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi

12/06/2026
Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Ballroom 2 PO Hotel Semarang, Jumat (22/5/2026), dengan tema “Menuju Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif”.
Semarang Raya

Bank Jateng Dorong Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif

26/05/2026
Tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif pelaku usaha lokal.
Semarang Raya

Komitmen Bank Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern

22/05/2026

RECOMENDED

Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, diharapkan ekspektasi besar untuk menjadi motor utama sekaligus juru selamat pemulihan ekonomi di daerah.

Bank Jateng dan FKDK BPDSI Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi

12/06/2026
Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

12/06/2026
Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

11/06/2026
Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

09/06/2026
Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

09/06/2026
Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

09/06/2026

MOST VIEWED

  • Pendakian Merbabu Via Thekelan

    Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com