LENTERAJATENG, SEMARANG – Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon kembali terjadi dan memicu sorotan tajam dari DPRD Kota Semarang.
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, menyesalkan terulangnya bencana tersebut. Ia menilai tambal sulam tanggul bukan lagi solusi, melainkan normalisasi Sungai Plumbon yang harus segera dilakukan.
“Dua pekan lalu juga jebol. Sekarang jebolnya bergeser ke arah selatan. Bahkan ada warga yang hanyut dan masih dalam pencarian,” kata pria yang akrab disapa Pilus itu.
Menurutnya, rencana normalisasi Sungai Plumbon sebenarnya sudah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun hingga kini belum ada realisasi, padahal warga terus dihantui ancaman banjir setiap musim hujan tiba.
Pilus mengatakan masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang dan memakan korban.
“Harapan warga adanya normalisasi supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Sekarang bahkan sampai memakan korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini tanggul yang jebol memang langsung diperbaiki sementara. Namun cara tersebut dinilai tidak menyelesaikan akar persoalan karena kerusakan terus terjadi di titik berbeda.
“Kalau jebol memang langsung ditambal. Tapi ini terus berulang, jadi jalan keluarnya memang harus dilakukan normalisasi,” tegasnya.