• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    Sebagai upaya menjamin keamanan aset perbankan dan meningkatkan kenyamanan nasabah, Bank Jateng KC Pekalongan resmi memperkuat kerja sama dengan Polres Pekalongan Kota.

    Prioritaskan Rasa Aman, Bank Jateng Cabang Pekalongan Gandeng Polres Tingkatkan Pengamanan

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    Sebagai wujud nyata dedikasi dalam membangun daerah, Bank Jateng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

    Perkokoh Kerja Sama Strategis, Kunjungan Bank Jateng Disambut Baik Wali Kota Magelang

    Bank Jateng siap mendukung program pelayanan dan pembangunan daerah, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal.

    Bank Jateng Dukung Pemkot Tegal Upaya Tingkatkan PAD

    Bank Jateng menyetorkam deviden Rp 9,07 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, untuk tahun buku 2025.

    Sumbang Dividen Rp9 Miliar, Bank Jateng dan Pemkab Rembang Pacu Digitalisasi TPI dan UMKM

    Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan dunia pendidikan serta mendukung pengembangan ekosistem akademik modern.

    Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Resmikan Kantor Cabang dan Gedung UNS Smart

    Sebagai upaya menjamin keamanan aset perbankan dan meningkatkan kenyamanan nasabah, Bank Jateng KC Pekalongan resmi memperkuat kerja sama dengan Polres Pekalongan Kota.

    Prioritaskan Rasa Aman, Bank Jateng Cabang Pekalongan Gandeng Polres Tingkatkan Pengamanan

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Semarang Raya

Pembeli Minyak Goreng di Pasar Tradisional Berkurang 50 Persen, Harga Masih Tinggi

by TIM LENTERAJATENG
24/01/2022
in Semarang Raya
0
GMNI Semarang Nilai Kemendag Gagal

Ilustrasi Minyak Goreng. GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Semarang nilai Kemendag (Kementerian Perdagangan) gagal stabilkan minyak goreng (Migor).(LenteraJateng/Mariska Bunga)

LenteraJateng, SEMARANG – Pembeli minyak goreng di pasar tradisional berkurang sekitar 50 persen, karena harga komoditas tersebut masih terbilang mahal. Harga minyak goreng curah di pasar tradisional, di Kota Semarang pada tingkat pengecer, menyentuh angka Rp 21.500 per kilogram.

Shelin, seorang pedagang di Pasar Bulu mengaku, menjual minyak goreng curah seharga Rp 21 ribu per kilogram. Saat ini, ia belum bisa menurunkan harga sesuai dengan harga eceran tertnggi yang telah pemerintah tetapkan. Alasannya, Shelin sudah terlanjur membeli dengan harga yang mahal di tingkat agen.

“Kami mengikuti dari harga agen, saat itu dari agen harganya juga sudah mahal,” kata Shelin di Pasar Bulu, Senin (24/2/2022).

BACA JUGA:  Pembelian Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Kota Semarang Tunggu Sosialisasi

Meski mengalami penurunan, tetapi masih ada satu-dua pembeli yang datang. Melihat kondisi itu tersebut, maka ia tidak kulak minyak goreng curah dalam jumlah yang banyak.

“Iya stok terbatas saja, sesuai yang beli,” tambahnya.

Sementara pendagang lainnya di Pasar Bulu Tini menuturkan, harga minyak goreng sempat melonjak hingga Rp 22 ribu per kilogram.

“Pekan kemarin sempat Rp 22 ribu, kami sekarang jual Rp 21.500 per kilogram,” tambahnya.

Pedagang Sampai Turunkan Harga, Pembeli Minyak Goreng di Pasar Tradisional Berkurang 50 Persen

Kenaikan harga minyak goreng curah tersebut menurut Tini, secara bertahap sejak awal tahun baru 2022. Bahkan ia sampai rela menurunkan harga Rp 500 agar tidak kehilangan pembeli.

BACA JUGA:  Libur Nataru, Pengunjung di Lawang Sewu Semarang Capai 6 Ribu Orang

“Sebelum naik, harga minyak goreng curah pada angka Rp12 ribu per kilogram dan sekarang naik sampai Rp 22 ribu per kilogram. Ini saja kami turunkan Rp 500,” tuturnya.

Terkait kebijakan pemerintah soal penyetaraan satu harga minyak goreng, Tini merasa pihaknya sangat dirugikan. Sebab, ia sudah terlanjur kulak di tingkat agen dengan harga tinggi.

“Iya, kami tidak bisa kalau kulak dengan harga tinggi lalu menjualnya dengan murah,” katanya.

Selain pihaknya juga sering mendapat keluhan dari pembeli, lantaran harga yang dijual tak sesuai yang digembar-gemborkan media. Pembelinya yang mayoritas adalah penjual gorengan memprotes sekaligus mengeluh.

BACA JUGA:  Semarak Tahun Baru Imlek di Tengah Pandemi

“Banyak pembeli yang komplain. Kok harga tidak Rp14 ribu seperti di televisi,” tuturnya.

Ia mengaku, penjualan minyak gorengnya turun drastis. Sebelumnya kenaikan dan adanya kebijakan, ia mampu menjual tiga jerigen isi 16 liter setiap harinya. Namun, selepas harga naik, satu jerigen saja baru habis selama tiga hari.

“Kalau pembelinya turun 50 persen lebih,” katanya. Ia berharap, pemerintah setempat bisa melakukan operasi pasar agar menstabilkan harga.

“Kami ingin harga cepat turun karena jualan minyak goreng untungnya kecil dan sekarang mendapat keluhan dari pembeli,” tuturnya.

Editor: Puthut Ami Luhur

Terkait

Tags: Harga MinyakMinyak gorengPasar TradisionalPembeli Berkurang

TIM LENTERAJATENG

Related Posts

Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, diharapkan ekspektasi besar untuk menjadi motor utama sekaligus juru selamat pemulihan ekonomi di daerah.
Semarang Raya

Bank Jateng dan FKDK BPDSI Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi

12/06/2026
Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Ballroom 2 PO Hotel Semarang, Jumat (22/5/2026), dengan tema “Menuju Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif”.
Semarang Raya

Bank Jateng Dorong Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif

26/05/2026
Tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif pelaku usaha lokal.
Semarang Raya

Komitmen Bank Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern

22/05/2026

RECOMENDED

Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

24/06/2026
Nahkoda baru di jajaran dewan komisaris Bank Jateng, dengan terpilihnya Adnas sebagai Komisaris Utama (Komut) Independen.

Komut Independen Bank Jateng Siap Perkuat Pengawasan dan Manajemen Risiko

18/06/2026
Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

16/06/2026
Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia, diharapkan ekspektasi besar untuk menjadi motor utama sekaligus juru selamat pemulihan ekonomi di daerah.

Bank Jateng dan FKDK BPDSI Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi

12/06/2026
Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

12/06/2026
Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

11/06/2026

MOST VIEWED

  • Pendakian Merbabu Via Thekelan

    Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com