• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng Cabang Boyolali resmi menjalin sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan gaji, tunjangan, dan honorarium pegawai pada Senin (2/2/2026).

    Kemenag Boyolali Gandeng Bank Jateng Kelola Hak Pegawai

    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    Bank Jateng memberi dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, yang melakukan digitalisasi retribusi pasar.

    Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar

    Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah), memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

    Bank Jateng Dukung Pembangunan dan Kesejahteraan Pemalang

    Bank Jateng menyerahkan hadiah undian Tabungan Bima Periode I tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi nasabah setia yang telah mempercayakan layanan finansial pada bank milik daerah tersebut.

    Hadiah Undian Tabungan Bima Bukan Sekedar Apresiasi ke Nasabah

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng Cabang Boyolali resmi menjalin sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan gaji, tunjangan, dan honorarium pegawai pada Senin (2/2/2026).

    Kemenag Boyolali Gandeng Bank Jateng Kelola Hak Pegawai

    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    Bank Jateng memberi dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, yang melakukan digitalisasi retribusi pasar.

    Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar

    Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah), memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

    Bank Jateng Dukung Pembangunan dan Kesejahteraan Pemalang

    Bank Jateng menyerahkan hadiah undian Tabungan Bima Periode I tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi nasabah setia yang telah mempercayakan layanan finansial pada bank milik daerah tersebut.

    Hadiah Undian Tabungan Bima Bukan Sekedar Apresiasi ke Nasabah

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Jateng Terkini

Anggota DPRD Jateng Ingatkan Komitmen Terhadap Pancasila

by TIM LENTERAJATENG
02/06/2022
in Jateng Terkini
0

LenteraJateng, SEMARANG – Anggota DPRD Jateng Soetjipto ingatkan komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi, kepribadian bangsa dan way of life. Ia menyampaikan hal tersebut, karena belakangan ini, ada beberapa saudara dan anak Bangsa Indonesia yang masih belum bisa menerima Pancasila sebagai dasar negara.

Komitmen untuk menjaga, merawat dan mengamalkan Pancasila harus terus dilakukan. Pancasila adalah ajaran, dasar dan ideologi yang tepat untuk Negara dan Bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara merupakan kesepakatan dari para pendiri bangsa.

Untuk itu sebagai anak bangsa Anggota DPRD Jateng itu ingatkan, untuk menjaga, merawat dan melestarikan warisan pendiri bangsa. Tidak hanya menjaga, merawat dan melestarikannya tetapi juga mempertahankan dan mengamalkan Pancasila dalam berbagai kehidupan bangsa.

Beberapa waktu belakangan, sebagian anak-anak bangsa justru menangkap tawaran ideologi lain di luar Pancasila sebagai dasar negara. Menurut seorang teman sambung Soetjipto, ada hasil survey yang menyatakan hal tersebut.

“Oleh karena itu tidak boleh lengah dan menyerah, harus terus-menerus meyakinkan ke seluruh elemen. Bahwa Pancasila adalah dasar ideologi yang paling tepat dan cocok untuk Bangsa Indonesia,” Kata Soetjipto, dalam kegiatan dialog ‘Nguri-uri Kesenian Tradisional, Bareng DPRD Provinsi Jateng’ dan Pagelaran Wayang Kulit 1 Jam dengan Lakon ‘Sumilaking Pedhut Mandura’ di Gedung Kesenian Sobokarrti Kota Semarang, Rabu (1/6/2022).

Anggota DPRD Jateng Soetjipto SH MH menyerahkan sosok wayang kepada Dalang ki Jagad Buwono sesaat sebelum pagelaran wayang kulit 1 Jam, dengan lakon ‘Sumilaking Pedhut Mandura’ di Gedung Kesenian Sobokartti Kota Semarang, Rabu (1/6/2022). (LenteraJateng/ Tito Suroso)

Kesempatan tersebut Soetjipto menyebut, kegiatan itu juga sekaligus memeringati Hari Lahir Pancasila, pada 1 Juni.

BACA JUGA:  Pramuka Jawa Tengah Borong Penghargaan dari Kwarnas

Ia juga meminta berkali-kali kepada pihak yang berkepentingan, agar di lembaga-lembaga pendidikan atau di sekolah-sekolahan. Terutama di lembaga-lembaga pendidikan yang eksistensi atau keberadaannya memerlukan izin dari pemerintah, agar Pancasila jadi pelajaran wajib.

“Dari tingkat taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi,” tambah Anggota DPRD Jateng dari Dapil I (Kota Semarang).

Sisi lain, ia juga mengapresiasi adanya gerakan atau langkah-langkah yang akhir-akhir ini menarik untuk dicermati, yaitu deklarasi kampung Pancasila di berbagai tempat. Ia mendapat informasi dari seorang kawan, bahwa di Kota Semarang di masing-masing kecamatan sudah ada Kampung Pancasila.

1 Juni Tidak Hanya Mengingat Pancasila Tetapi Juga Bung Karno dan Indonesia

Anggota Komisi A tersebut menambahkan, 1 Juni tidak hanya sebagai Peringatan Hari Lahir Pancasila. Tetapi setiap tanggal tersebut, perlu mengingat tiga hal lainnya, Bung Karno, Pancasila dan Indonesia.

Bung Karno adalah Pahlawan Proklamator Bangsa, sekaligus penggagas dan penggali Pancasila yang juga telah sepakati oleh pendiri bangsa. Nilai-nilai dan Mutiara Pancasila menurut Bung Karno masih kata Soetjipto, murni asli digali dari bumi Indonesia.

Anggota DPRD Jateng Soetjipto SH MH bersama Dalang ki Jagad Buwono sesaat sebelum pagelaran wayang kulit 1 Jam, dengan lakon ‘Sumilaking Pedhut Mandura’ di Gedung Kesenian Sobokartti Kota Semarang, Rabu (1/6/2022). (LenteraJateng/dok)

Pada Juni ini juga sebagian masyarakat Indonesia sebagai Bulan Bung Karno karena beliau lahir pada 6 Juni, menyampaikan gagasan tentang Pancasila pada 1 Juni dan menghadap sang khalik pada 21 Juni.

Pagelaran Wayang Kulit, Anggota DPRD Jateng Ingatkan Pancasila Menyingkap Kegelapan

Usai dialog ‘Nguri-uri Kesenian Tradisional, Bareng DPRD Provinsi Jateng’ kemudian berlanjut dengan Pagelaran Wayang Kulit 1 Jam dengan Lakon ‘Sumilaking Pedhut Mandura.’

BACA JUGA:  17 PSK di Kota Semarang Terjaring Operasi Satpol PP, Ada Dari Luar Kota!

Lakon tersebut bercerita tentang Kangsadewa yang menuntut waris tahta Kerajaan Mandura. Tetapi tuntutan tersebut tidak dipenuhi oleh Basudewa. Kangsadewa memaksakan kehendak dengan membuat huru-hara di kerajaan tersebut dan membuat tiga anak Basudewa yang lain mengungsi dari ibukota.

Singkat cerita Kangsadewa dapat dikalahkan oleh Bimasena atau Werkudara.

Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon ‘Sumilaking Pedhut Mandura’ di Gedung Kesenian Sobokartti Kota Semarang, Rabu (1/6/2022). (LenteraJateng/Tito Suroso)

Tiga anak Basudewa yang mengungsi yaitu, Kakrasana, Narayana dan Brotojoyo. Selama mengungsi Narayana berguru pada Begawan Padmanaba (samaran dari Dewa Wisnu).

Narayana mendapat wejangan dari Dewa Wisnu berupa ajaran Panca Dharma (Pancasila) sebagai dasar negara. Kelak Narayana memimpin Mandura dengan ajaran tersebut dan akhirnya awan gelap yang menyelimuti Kerajaan Mandura hilang.

Kangsadewa merupakan anak haram dari hasil perselingkuhan Gorawangsa yang berubah wujud menjadi Basudewa dengan Dewi Maerah, istri Basudewa.

Soetjipto Bicara Soal Wayang

Anggota DPRD Jateng Soetjipto melanjutkan, bicara mengenai wayang setidaknya ada empat hal. Pertama, masyarakat Indonesia gemar dengan seni pewayangan ini sejak dahulu kala. Masyarakat selalu menyimak melalui media, baik televisi maupun radio.

Kedua, wayang ini sebagai media syiar atau penyebaran informasi di mana pada awalnya oleh Sunan Kalijaga, seorang Wali Songo untuk menyebarkan Agama Islam. Setiap peralatan pagelaran wayang, Sunan Kalijaga melambangkannya dengan kehidupan di dunia sesuai dengan nafas ke-Islaman.

Kemudian berikutnya, Unesco sejak 2003 sudah mengakui Wayang sebagai seni budaya asli Indonesia. Dan terakhir, kesenian wayang tidak akan kehabisan penggemar baik dari dalam maupun luar negeri.

BACA JUGA:  Hingga H+4 Lebaran, 203 Ribu Kendaraan Tercatat Meninggalkan Semarang Melalui GT Kalikangkung

“Beberapa kali saya menjumpai, ada warga negara asing atau anak-anak muda, banyak yang belajar wayang. Berarti wayang tidak akan kehabisan pegiat dan penggemar,” tutur mantan Ketua PWI Jateng itu.

Ia optimis, jika wayang dirawat dan dijaga dengan semua aspek serta dinamikanya maka masyarakat akan tetap mencintainya. Mantan Pemimpin Redaksi Koran Sore Wawasan itu meminta, menjadikan wayang tidak hanya sebagai hiburan belaka tetapi juga tuntunan.

“Menonton tidak hanya banyak lucunya tetapi juga mengajarkan tentang kebaikan, budi pekerti dan  akhlak mulia,” tuturnya.

Senada Narasumber Dra Oerip Lestari D Santosa, wayang tidak hanya sebagai tontonan tetapi juga tuntunan. Wayang sebagai tuntunan karena memiliki berbagai macam nilai-nilai luhur yang luar biasa, dari pesan-pesan yang tersampaikan.

Narasumber Dra Oerip Lestari D Santosa, saat berbicara mengenai wayang dalam dialog ‘Nguri-Uri Kesenian Tradisional, Bareng DPRD Jateng’ di Gedung Kesenian Sobokartti, Kota Semarang, Rabu (1/6/2022). (LenteraJateng/ Tito Suroso)

Wayang ini dari India sambung wanita yang akrab dengan sapaan Uul itu, sampai di Indonesia kemudian berakulturasi dengan budaya dan kearifan lokal di Bumi Nusantara yang lebih dulu ada. Di negara asalnya, wayang tidak mengenal punakawan atau pengikut/ batur. Dalam wayang di Indonesia, punakawan juga berfungsi sebagai penasehat, biasanya kaum ksatria.

Tidak hanya mendapatkan nasehat, si ksatria juga biasanya mendapatkan cara pandang lain atau wawasan yang lebih luas sehingga lebih bijak ketika mengambil keputusan. (Adv-Anf/PTT)

Tags: Anggota DPRD JatengDPRD JatengHari Lahir PancasilaJatengKomitmenPancasilaWayang

TIM LENTERAJATENG

Related Posts

Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter
Jateng Terkini

BMKG: Jateng Diprediksi Masih Hujan Lebat Saat Lebaran

24/02/2026
Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis
Jateng Terkini

Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis

15/02/2026
Sopir Terkejut, Momen Unik PJR Polda Jateng Lesehan Bareng di Rest Area
Jateng Terkini

Sopir Terkejut, Momen Unik PJR Polda Jateng Lesehan Bareng di Rest Area

12/02/2026

RECOMENDED

Andini, warga Semarang, mengaku terbantu dengan program balik rantau gratis yang difasilitasi Bank Jateng.

Andini Hemat Rp4 Juta, Bank Jateng Fasilitasi Program Balik Rantau Gratis 2026

30/03/2026
DPRD Kota Semarang menyoroti aktivitas truk pengangkut material galian C yang melintas di sejumlah ruas jalan kota, khususnya di kawasan Kalipancur.

DPRD Kota Semarang Soroti Dampak Galian C Terhadap Infrastruktur

26/03/2026
Komisi A DPRD Kota Semarang mengingatkan agar kebijakan Work From Anywhere (WFA) jika diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota setempat, jangan sampai mengganggu layanan publik.

DPRD Kota Semarang Ingatkan WFA Tak Boleh Ganggu Layanan Masyarakat

25/03/2026
Bank Jateng ambil bagian, program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bank Jateng Berangkatkan Ribuan Pemudik

18/03/2026
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menegaskan, komitmennya mendorong perbaikan infrastruktur jalan demi menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

DPRD Kota Semarang Soroti Perbaikan Infrastruktur Jalan

13/03/2026
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang, memperketat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang Minta Disnaker Perketat Pengawasan THR

12/03/2026

MOST VIEWED

  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com