• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng menggelar penyegelan mesin undian Tabungan Simpeda Periode II Tahun XXXVI-2026 di Hotel Alila Solo, Rabu (15/4/2026).

    Penyegelan Resmi Awali Undian Nasional Simpeda 2026 Bank Jateng

    Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati berupaya mendorong digitalisasi layanan publik, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Parkir.

    Bank Jateng KCK Pati Dorong Digitalisasi Layanan Parkir

    Komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ditunjukkan Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati.

    Dukung UMKM Naik Kelas, Bank Jateng KCK Pati Fasilitasi Pembuatan NIB dan Pembukaan Rekening

    Bank Jateng Cabang Boyolali resmi menjalin sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan gaji, tunjangan, dan honorarium pegawai pada Senin (2/2/2026).

    Kemenag Boyolali Gandeng Bank Jateng Kelola Hak Pegawai

    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng menggelar penyegelan mesin undian Tabungan Simpeda Periode II Tahun XXXVI-2026 di Hotel Alila Solo, Rabu (15/4/2026).

    Penyegelan Resmi Awali Undian Nasional Simpeda 2026 Bank Jateng

    Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati berupaya mendorong digitalisasi layanan publik, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Parkir.

    Bank Jateng KCK Pati Dorong Digitalisasi Layanan Parkir

    Komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ditunjukkan Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati.

    Dukung UMKM Naik Kelas, Bank Jateng KCK Pati Fasilitasi Pembuatan NIB dan Pembukaan Rekening

    Bank Jateng Cabang Boyolali resmi menjalin sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan gaji, tunjangan, dan honorarium pegawai pada Senin (2/2/2026).

    Kemenag Boyolali Gandeng Bank Jateng Kelola Hak Pegawai

    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Daerah Magelang Raya

Situs Liyangan, Kompleks Pemukiman Tertua di Indonesia

by TIM LENTERAJATENG
23/08/2022
in Magelang Raya, Wisata
0
Situs Liyangan, Kompleks Pemukiman Tertua di Indonesia

LenteraJateng, TEMANGGUNG – Situs Liyangan merupakan salah satu kompleks pemukiman tertua di Indonesia berusia ribuan tahun yang ditemukan di lereng gunung Sindoro. Berada di lahan pertanian, kawasan ini ternyata menyimpan sejarah peradaban Indonesia sejak abad ke-2 Masehi.

Situs Liyangan adalah kompleks pemukiman yang terdiri tempat peribadatan, lumbung padi, dan rumah warga. Dari hasil penelitian menggambarkan Situs Liyangan merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang paling komplit di era Mataram Kuno.

Berada Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Ngadirejo, Temanggung, peninggalan bersejarah ini sebelumnya terpendam tanah sedalam 10 meter akibat erupsi Sindoro.

Saat temuan pertama kali di tahun 2008 oleh warga, mereka sebetulnya hanya sedang menambang pasir. Namun, ternyata terdapat struktur batuan pagar talud beserta beberapa peninggalan lainnya.

Pagar talud yang mengelilingi area Situs Liyangan masih sederhana dan tanpa relief. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

Suyanto alias Mas Ong, petugas jaga Situs Liyangan menuturkan, kawasan ini termasuk kategori situs tertua di Indonesia. Hal ini terlihat dari bangunan yang masih polos dan minim relief.

Bahkan berdasarkan penelitian, perkiraan situs ini telah ada sejak abad ke-2 sampai ke-7 Masehi.

BACA JUGA:  Masuki Tahun Ajaran Baru Sekolah di Temanggung akan Lakukan PTM 100 Persen

“Nominasinya sudah situs tertua karena dari hasil penelitian belum banyak ukiran, masih manual, dan masih lugu. Yang pertama kali ditemukan adalah struktur bangunan talud, juga arca-arca, berupa arca ganesha dan kera,” kata Mas Ong.

Pemerintah melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng kemudian melakukan pembebasan lahan guna penelitian lebih lanjut. Hingga saat ini, luas area pembebasan telah mencapai ada sekitar 6,5 hektar.

Peta Kompleks Situs Liyangan

Di area yang telah terbuka ini terdapat temuan sebuah candi menjadi tempat peribadatan umat Hindu. Di lokasi tersebut, ditemukan satu buah lonceng yang terbuat dari perunggu.

Candi peribadatan yang ada di Situs Liyangan. Bercorak Hindu, situs ini telah ada sejak era Mataram Kuno (LenteraJateng/Mariska Bunga)

“Dari perkiraan, itu jaman dulu untuk memanggil, barangkali kalau dibunyikan untuk kumpulkan warga,” kata Mas Ong.

Selain itu, terdapat empat buah pendopo yang kemungkinan dulu merupakan tempat berkumpul. Dari hasil penelitian juga, di kompleks Situs Liyangan terdapat beberapa profesi seperti tabib, tukang pande besi, dan petani.

BACA JUGA:  BPBD Temanggung Ingatkan Warga Antisipasi Bencana Alam

Di bagian lain di kompleks Situs Liyangan, terdapat pula petirtaan yang memiliki beberapa pancuran pada struktur bangunannya.

Petirtaan di sekitar Situs Liyangan berfungsi sebagai tempat bersuci sebelum masuk ke tempat peribadatan. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

“Jaman dulu sebelum masuk ke area peribadatan, masyarakat harus sesuci dulu di petirtaan itu,” paparnya.

Temuan Biji, Tembikar dan Tulang Hewan, Situs Liyangan Kompleks Pemukiman Tertua di Indonesia

“Ada bekas pertanian purba yang terlihat dari bekas gundukan-gundukan tanahnya. Kalau sekarang namanya larikan ya, jelas sekali bentuknya,” jelas Ong.

Di Situs Liyangan juga, ada semacam lumbung padi. Pada lumbung tersebut, terdapat biji-biji padi yang sudah hangus akibat terkena lahar panas erupsi gunung Sindoro.

Biji padi yang hangus terbakar akibat erupsi gunung Sindoro ditemukan di sebuah lumbung padi di Situs Liyangan. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

“Semua yang ditemukan itu sudah menjadi arang. Tapi bentuknya masih bisa untuk penelitian dan deteksi,” lanjutnya.

Temuan lainnya, yaitu tulang belulang hewan yang cukup banyak jumlahnya. Namun, berdasarkan perkiraan, hewan tersebut habis sebagai konsumsi masyarakat, bukan korban erupsi.

Tulang manusia pun tidak ditemukan di kawasan situs tersebut. Hanya logam dan ratusan guci keramik dan tembikar. Masyarakat mungkin telah menyelamatkan diri dan mengungsi, saat erupsi Sindoro terjadi.

BACA JUGA:  Rasakan Teduhnya Hutan Bambu di Pasar Papringan Ngadiprono
Temuan guci keramik di kawasan Situs Liyangan yang diamankan pihak BPCB Jateng. (LenteraJateng/Mariska Bunga).

Untuk perkampungan purba, lanjut Ong, jelas ada karena di sebelah pagar situs terdapat jalan batu yang masih utuh. Jalan batu itu sudah menembus hingga kampung yang ada sekarang.

“Di kampung pernah ada warga menggali pasir untuk rumahnya. Ia menemukan struktur jalan yang menembus ke jalan batu itu,” terangnya.

Rekonstruksi Situs Liyangan

Sebagai salah satu kompleks pemukimam tertua di Indonesia, ke depannya pemerintah akan membuat rumah kaca di kawasan pemukiman warga. Nantinya, rumah kaca tersebut berfungsi sebagai diorama untuk menggambarkan kondisi Liyangan dulu dan sekarang.

Meski sempat tersiar kabar bahwa warga Dusun Liyangan akan di relokasi, tapi Ong memastikan hal ini tidak akan terjadi. Hanya akan ada rekonstruksi bangunan yang tidak merubah struktur aslinya.

Beberapa bagian pancuran di petirtaan Situs Liyangan yang sudah di rekonstruksi karena rusak.Terlihat perbedaan bentuk asli dan hasil rekonstruksi. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

“Ini yang belum candi utama, tangganya juga belum, masih asli. Sama talud yg panjang itu sudah kami pugar untuk memperkuat, pakai besi,” tandasnya.

Tags: Mataram KunoPemukimanSindoroSitus LiyanganTemanggungTertua

TIM LENTERAJATENG

Related Posts

Bank Jateng dan Dishub Purworejo Luncurkan Parkir QRIS
Magelang Raya

Bank Jateng dan Dishub Purworejo Luncurkan Parkir QRIS

15/01/2026
Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang
Magelang Raya

Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang

15/01/2026
Bank Jateng Sukseskan Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag
Magelang Raya

Bank Jateng Sukseskan Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag

10/01/2026

RECOMENDED

Bank Jateng menggelar penyegelan mesin undian Tabungan Simpeda Periode II Tahun XXXVI-2026 di Hotel Alila Solo, Rabu (15/4/2026).

Penyegelan Resmi Awali Undian Nasional Simpeda 2026 Bank Jateng

16/04/2026
Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati berupaya mendorong digitalisasi layanan publik, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Parkir.

Bank Jateng KCK Pati Dorong Digitalisasi Layanan Parkir

16/04/2026
Komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ditunjukkan Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati.

Dukung UMKM Naik Kelas, Bank Jateng KCK Pati Fasilitasi Pembuatan NIB dan Pembukaan Rekening

14/04/2026
Andini, warga Semarang, mengaku terbantu dengan program balik rantau gratis yang difasilitasi Bank Jateng.

Andini Hemat Rp4 Juta, Bank Jateng Fasilitasi Program Balik Rantau Gratis 2026

30/03/2026
DPRD Kota Semarang menyoroti aktivitas truk pengangkut material galian C yang melintas di sejumlah ruas jalan kota, khususnya di kawasan Kalipancur.

DPRD Kota Semarang Soroti Dampak Galian C Terhadap Infrastruktur

26/03/2026
Komisi A DPRD Kota Semarang mengingatkan agar kebijakan Work From Anywhere (WFA) jika diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota setempat, jangan sampai mengganggu layanan publik.

DPRD Kota Semarang Ingatkan WFA Tak Boleh Ganggu Layanan Masyarakat

25/03/2026

MOST VIEWED

  • Pendakian Merbabu Via Thekelan

    Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com