• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    Bank Jateng memberi dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, yang melakukan digitalisasi retribusi pasar.

    Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar

    Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah), memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

    Bank Jateng Dukung Pembangunan dan Kesejahteraan Pemalang

    Bank Jateng menyerahkan hadiah undian Tabungan Bima Periode I tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi nasabah setia yang telah mempercayakan layanan finansial pada bank milik daerah tersebut.

    Hadiah Undian Tabungan Bima Bukan Sekedar Apresiasi ke Nasabah

    Berawal dari setoran rutin dan biaya administrasi yang tidak sampai Rp 10 ribu, empat nasabah Bank Jateng di Kota Tegal mendapat hadiah undian Tabungan Bima masing-masing Rp 15 juta.

    Setoran Rutin Tabungan Bima Bank Jateng Kesempatan dapat Toyota Innova Zenix Hybrid

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

    Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

    Memperkuat komitmen dalam memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, Bank Jateng meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) di RSUD dr Moewardi Surakarta.

    Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi & Donasi Ambulans

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    DMFI Dorong Pemprov Jateng Terbitkan Regulasi Larangan Penyiksaan Hewan Peliharaan

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Kru KM Tunggu Pangestu Ditemukan Meninggal Usai Perbaiki Baling Kapal

    Bank Jateng membantu warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Kali Kloneng, Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

    Bank Jateng Bantu Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

    Bank Jateng memberi dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, yang melakukan digitalisasi retribusi pasar.

    Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar

    Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah), memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

    Bank Jateng Dukung Pembangunan dan Kesejahteraan Pemalang

    Bank Jateng menyerahkan hadiah undian Tabungan Bima Periode I tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi nasabah setia yang telah mempercayakan layanan finansial pada bank milik daerah tersebut.

    Hadiah Undian Tabungan Bima Bukan Sekedar Apresiasi ke Nasabah

    Berawal dari setoran rutin dan biaya administrasi yang tidak sampai Rp 10 ribu, empat nasabah Bank Jateng di Kota Tegal mendapat hadiah undian Tabungan Bima masing-masing Rp 15 juta.

    Setoran Rutin Tabungan Bima Bank Jateng Kesempatan dapat Toyota Innova Zenix Hybrid

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Opini

Pendidikan Sebagai Laku Kultural

by Redaksi (Red)
11/07/2022
in Opini
0

Oleh: Thio Hok Lay S.Si*)

Kata dan laku seorang pendidik (guru) memengaruhi kualitas tumbuh kembang seorang anak murid menjadi manusia dewasa secara utuh.  Anak murid akan tumbuh menjadi penabur benih-benih kedamaian yang menghidupkan atau keangkaramurkaan yang membinasakan bermula dari proses menyimak kata dan meneladani laku sang guru.

Thio Hok Lay, Teaching Learning Curriculum Department, Yayasan Citra Berkat, Jakarta.

Proses pendidikan tak hanya menghasilkan pribadi-pribadi yang berpikiran tajam, namun berperasaan tumpul. Tidak pula bertujuan mencetak pribadi yang terlalu sibuk menghitung sehingga lupa untuk sejenak merenung perihal nasib perjalanan bangsa ke depan.

Wimar Witoelar (2014) dalam bukunya ‘Sweet Nothing’, menuliskan tragedi di Indonesia adalah problem rakyat biasa yang makin lama makin parah, sedangkan kelas menengah dan kelas atas makin tidak peka. Tak jarang, saat seorang masuk terkategorikan dalam kelas menengah atau atas, maka lepaslah hubungannya dengan budaya rakyat biasa. Culture gap yang melahirkan culture shock.

Dalam rangka memaknai 100 tahun Taman Siswa (1922 – 2022), penulis melakukan kajian kritis atas pemikiran, konsepsi, keteladanan, dan sikap merdeka dari Ki Hadjar Dewantara, khususnya terkait seputar “Pendidikan dan Kebudayaan.”

Ki Hadjar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai usaha kebudayaan, berazas keadaban, yakni memajukan hidup agar mempertinggi derajat kemanusiaan. Lebih lanjut, kebudayaan (kultur kemanusiaan) diartikan sebagai semua benda buatan manusia (benda batin atau benda lahir) yang dapat timbul sebagai kemasakan buah budi manusia, meliputi; Kehalusan perasaan (rasa), kecerdasan pikiran (cipta), dan kekuatan kehendak (karsa).

BACA JUGA:  Niat Bersama Menertibkan Truk ODOL

Sebaliknya, ketidakseimbangan dan ketidakutuhan dalam proses pendidikan, berpotensi melahirkan sikap dan sifat individualisme dan egoisme (angkara murka) yang menggerus suasana tertib damai dan keamanan dunia.

Dalam konteks kekinian, fenomena keangkaramurkaan tersebut terekspresikan melalui aneka tindak kekerasan (perundungan) dalam dunia pendidikan. Kemendikbud memotret tiga dosa besar pendidikan di tanah air, yakni intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying) yang marak terjadi di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar dan Menengah.

Merujuk pemikiran Ki Hadjar Dewantara (1928) terkait pengajaran, pengajaran nasional haruslah bersifat kebangsaan. Kalau pengajaran tidak berdasarkan kenasionalan, anak-anak tak mungkin mempunyai rasa cinta bangsa, dan makin lama makin terpisah dari bangsanya, kemudian barangkali menjadi lawan kita.

Terkonfirmasi melalui fenomena aksi laten terorisme yang mengganggu ketertiban, keamanan dan kedamaian bangsa dan dunia. Tak sedikit pakar yang menyatakan bahwa akar utama dari aksi terorisme terkait erat dengan kekerasan akibat kebodohan dan kemiskinan.

BACA JUGA:  Menakar Partisipasi Pemuda dalam Pemilu 2024

Jika benar demikian halnya, berharap melalui implementasi Kurikulum Merdeka, plus profil pelajar Pancasila yang diusung diharapkan membawa angin segar perubahan sebagai langkah konkret dan efektif guna melakukan penguatan pendidikan karakter, sekaligus upaya untuk menangkal aksi laten terorisme di kemudian hari.

Saat ini, Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), sementara dikaji, dikoreksi secara seksama oleh para pakar dan organisasi yang kompeten di bidangnya, guna disempurnakan mengingat pendidikan dan pengajaran merupakan kepentingan bersama bangsa dan negara.

Sebagai produk hukum, sekaligus produk budaya, RUU Sisdiknas seyogianya dirumuskan dan disusun dengan ekstra teliti, serapi dan selengkap mungkin dengan melibatkan beragam anasir, dimana prosesnya membutuhkan pemikiran dan wawasan yang mendalam dan luas, serta waktu dan usaha jangka panjang. Jangan tergesa apalagi sampai dikebiri menjadi produk pemikiran dari segelintir elit politik, hanya untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Ketergesa-gesaan hanyalah akan mendatangkan penyesalan di kemudian hari.

Pesan Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional perlu kita ingat dan sadari bersama bahwa kemerdekaan bangsa yang seutuhnya itu tidaklah semata-mata hanya kemerdekaan politik. Kemerdekaan politik akan terdesak, lenyap dan tidak berarti kalau tidak didasarkan atau disandarkan pada kemerdekaan kebudayaan.

BACA JUGA:  Menguatkan Tradisi Silaturahim

Nantinya, UU Sisdiknas akan menjadi rujukan bagi aneka kebijakan turunan di bawahnya – dalam hal ini yang terkait secara khusus dengan pendidikan, di mana implementasi dari program dan aktivitas pendidikan akan berdampak langsung terhadap pemberdayaan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).  

Ringkasnya, hakikat pendidikan sebagai laku kultural senyatanya merupakan pondasi sekaligus pilar penyangga utama kemerdekaan bangsa secara utuh. Bertugas untuk merajut dan merawat ke-Bhineka-an dengan segala potensi yang dimiliki sebagai kekayaan bangsa, serta memampukan setiap anak-anak bangsa ini untuk dapat berdiri kokoh dan menegakkan kepala sebagai manusia-manusia yang bermartabat dan berderajat dalam kancah global.

Untuk itu, pastikan agar setiap perkataan dan tindakan dari para pengajar dan pendidik (guru) itu mempersatukan dan menghidupkan. Melalui penyelenggaraan dan pendampingan dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) yang bermutu, kompetensi pengetahuan dan keterampilan anak murid diupayakan untuk terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan minat dirinya. Sampai detik ini, guru masih digugu dan ditiru.

*) Teaching Learning Curriculum Department, Yayasan Citra Berkat, Jakarta

Tags: guruKulturalLakuPendidikan

Redaksi (Red)

Related Posts

Hendrik SP Hutabarat, Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Semarang
Opini

Pentingnya Efisiensi Logistik dalam Kelancaran Pemilihan Umum di Indonesia

21/07/2023
Sidiq Fathoni SH, Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Alumni Kabupaten Banyumas
Opini

SIREKAP, Aplikasi Menjawab Problematika Rekapitulasi di Pemilu 2024

11/07/2023
*Muhammad Atho'illah, Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kendal, Jawa Tengah
Opini

Sinergisitas Lembaga Pengawas Pemilu dan Tokoh Masyarakat sebagai Pengawas Partisipatif

04/06/2023

RECOMENDED

Bank Jateng Syariah kembali mengukuhkan prestasinya di panggung nasional dengan meraih penghargaan dalam kategori Syariah Regional Economic Empowerment pada ajang Metro TV Sharia Economic Forum 2026 yang diselenggarakan di Tribrata Jakarta pada Kamis (12/2/2026).

Berdayakan UMKM, Bank Jateng Syariah Raih Penghargaan 2026

24/02/2026
Bank Jateng Cabang Jakarta bersama Capem Pasar Induk Kramat Jati menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan HIPMI Jakarta Raya yang diwakili BPC HIPMI Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).

Bank Jateng–HIPMI Jakarta Timur Teken MoU

24/02/2026
Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter

BMKG: Jateng Diprediksi Masih Hujan Lebat Saat Lebaran

24/02/2026
Bank Jateng menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi cepat tanggap bencana.

Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

21/02/2026
Bank Jateng menunjukkan komitmen nyata dalam mengapresiasi loyalitas nasabahnya.

Irfan Pilih Tabungan Bima karena Tawarkan Kemudahan, Peroleh Undian Bank Jateng

21/02/2026
Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter

Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter

16/02/2026

MOST VIEWED

  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com