• JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
LENTERAJATENG
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong, generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan dalam merintis dunia usaha.

    Bank Jateng Cabang Purwokerto Bagikan Tips Literasi Keuangan ke Gen Z

    Layanan Bank Jateng kepada publik yang terintegrasi, aman dan mudah diakses masyarakat mendapat apresiasi dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.

    Bank Jateng Raih Outstanding Regional Digital Governance Partner

    Bank Jateng terus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Bank Jateng Dorong UMKM Magelang Naik Kelas Lewat KUR

    Guna memaksimalkan program pendanaan dan memperluas akses permodalan bagi warga daerah di perantauan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Cabang Bank Jateng Jakarta, Jumat (26/6/2026).

    Optimalisasi Penyaluran KUR Bagi Perantau, Ketua DPRD Kota Tegal Sambangi Bank Jateng Cabang Jakarta

    Bagi Bank Jateng, ajang lari setiap langkah mampu menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

    Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon

    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
  • JATENG TERKINI
  • NUSANTARA
  • DAERAH
    • All
    • Banyumas Raya
    • Kesehatan
    • Komunitas
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
    • Sosok
    Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong, generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan dalam merintis dunia usaha.

    Bank Jateng Cabang Purwokerto Bagikan Tips Literasi Keuangan ke Gen Z

    Layanan Bank Jateng kepada publik yang terintegrasi, aman dan mudah diakses masyarakat mendapat apresiasi dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.

    Bank Jateng Raih Outstanding Regional Digital Governance Partner

    Bank Jateng terus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Bank Jateng Dorong UMKM Magelang Naik Kelas Lewat KUR

    Guna memaksimalkan program pendanaan dan memperluas akses permodalan bagi warga daerah di perantauan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Cabang Bank Jateng Jakarta, Jumat (26/6/2026).

    Optimalisasi Penyaluran KUR Bagi Perantau, Ketua DPRD Kota Tegal Sambangi Bank Jateng Cabang Jakarta

    Bagi Bank Jateng, ajang lari setiap langkah mampu menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

    Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon

    Sendang Kun Gerit yang terletak di Dusun Sidorejo, Desa Jatibatur, Gemolong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan di Sragen.

    Kisah Sukses Sendang Kun Gerit: Sinergi Warga dan Bank Jateng Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

    Lima keluarga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bank Jateng, masing-masing senilai Rp 15 juta.

    Lima Keluarga Terima CSR RTLH dari Bank Jateng

    Bank Jateng mendukung percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Magelang.

    Bank Jateng Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Magelang

    Bank Jateng jajaki kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan 4 pilar utama yang menjadi fokus.

    4 Pilar Utama Bank Jateng Jajaki Kemitraan dengan Pemkab Kebumen

    • HUKRIM
    • KOMUNITAS
    • WISATA
    • EKBIS
    • PENDIDIKAN
    • Banyumas Raya
    • Magelang Raya
    • Pati Raya
    • Pekalongan Raya
    • Solo Raya
  • TEKNOLOGI
  • Kesehatan
  • OLAH RAGA
    • BELADIRI
    • BOLA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
No Result
View All Result
LENTERAJATENG
No Result
View All Result
Home Jateng Terkini

Eks Kamp Pelantungan, Bekas Lokasi Tapol Gerwani yang Kini Jadi Wisata Pemandian Air Panas

by TIM LENTERAJATENG
30/09/2022
in Jateng Terkini
0
Bekas tempat tahanan Gerwani sekitar tahun 1966 hingga 1979 kini telah berubah menjadi pemandian air panas Tirta Assyifa. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

LenteraJateng, BATANG – Gemericik air sungai dan semilir angin menyambut kedatangan setiap pengunjung yang masuk ke wisata pemandian air panas Tirta Assyifa. Tak dinyana, pemandian air panas yang berada di samping sungai Lampir itu menyimpan kepingan cerita pasca tahun 1965.

Berada di perbatasan antara kabupaten Kendal dan Batang, pemandian air panas ini sempat menjadi lokasi penahanan bagi para istri pejabat Partai Komunis Indonesia (PKI) dan tokoh-tokoh Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) setelah peristiwa 30 September.

Kamp Pelantungan, begitu biasanya lokasi ini disebutkan oleh beberapa sumber. Dulunya merupakan rumah sakit khusus bagi penderita kusta yang dibangun oleh Belanda sekitar tahun 1870.

Bangunan yang tersisa dari bekas rumah sakit kusta yang telah dibangun sejak tahun 1870 oleh Belanda. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

Bangunan rumah sakit memiliki luas 6 hektar yang dibagi dua bagian. Lahan bagian depan seluas 4,4 hektar dipakai untuk Lapas Terbuka Pemuda Kelas IIB Plantungan Kendal.

Kemudian lahan di bagian belakang seluas 1,5 hektar yang kini dimanfaatkan sebagai tempat wisata pemandian air panas. Wisata pemandian air panas inilah lokasi eks Kamp Pelantungan sebelumnya berada.

BACA JUGA:  Tarif Naik Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Bhikku Buka Suara

Lokasi tepatnya berada di dusun Pesanggrahan, Desa Sangu Banyu, Kecamatan Bawang, Batang.

Lokasi Kamp Pelantungan kini rata dengan tenah akibat diterjang banjir bandang di tahun 1989. Kini bekas lokasi tersebut dimanfaatkan sebagai wisata pemandian air panas. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

Sekitar tahun 1966, Kamp Pelantungan menjadi tempat pemenjaraan bagi wanita yang berafiliasi dengan komunis pada waktu itu. Sayangnya, kamp-kamp tahanan yang berupa bangsal atau barak, telah musnah dihantam banjir bandang pada tahun 1989.

Saat ini, Lapas Terbuka dan lokasi eks Kamp Pelantungan terhubung oleh sebuah jembatan dengan penyangga besi yang telah ada sejak rumah sakit khusus penyakit kusta ini dibangun. Meski kini kondisi jembatan hanya menggunakan bambu tanpa pengaman di kanan kirinya.

Penuturan Sesepuh Desa, Eks Kamp Pelantungan yang Kini Jadi Wisata Pemandian Air Panas

Sesepuh Desa Sangu Banyu yang akrab disapa Mbah Suhud (83) menuturkan, awal kedatangan para wanita sebagai tahanan politik yakni di tahun 1966 hingga 1967. Ia menyebut sekitar seribu wanita tercatat ada di kamp Pelantungan.

BACA JUGA:  Partai Buruh Optimis Lampaui Ambang Batas Parlemen

“Dulu kami nggak bisa lewat jembatan atau masuk. Harus lewat jalan lainnya. Lokasi itu dijaga ketat sama militer,” tutur Mbah Suhud, ketika ditemui di rumahnya, Kamis (29/9/2022).

Mbah Suhud yang kala itu menjabat sebagai carik atau sekretaris desa, hanya bisa melihat dari kejauhan kegiatan dalam kamp tersebut. Sekitar kamp bahkan dikelilingi kawat berduri.

“Di dalam tahanan itu dikelompokkan kerjanya. Kalau ada dokter, bidan, perawat mereka jadi satu di klinik. Ada yang menjahit, ada yang pertanian. Mereka hidup dari hasil tani di dalam kamp itu,” lanjutnya.

Mbah Suhud dan foto semasa mudanya. Ia sedang menjabat sebagai sekretaris desa atau carik ketika tapol Gerwani mulai masuk ke Kamp Pelantungan. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

Setelah bertahun-tahun ada di dalam tahanan, di tahun 1979, para wanita ini akhirnya dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Kamp Pelantungan pun kosong.

BACA JUGA:  Hujan Es di Semarang dan Kendal, Ini Penjelasan BMKG

Dua tahun lalu, di tahun 2020, beberapa eks tahanan wanita Kamp Pelantungan masih mengunjungi lokasi tersebut. Antaranya berasal dari Surakarta, Yogyakarta, dan Jakarta.

“Mereka datang untuk napak tilas tempat dulu ditahan disini. Sempat ketemu saya juga. Sudah pada pakai tongkat,” imbuhnya.

Jadi Wisata Pemandian Air Panas

Entah darimana asalnya, terdapat sejumlah titik sumber air panas yang keluar dari dalam tanah. Sumber-sumber inilah yang kemudian menjadi lokasi pemandian.

Salah satu tempat pemandian air panas di Tirta Assyifa. Terlihat warna kuning kecoklatan menunjukan belerang atau sulfur yang terbawa dari kandungan air panas tersebut. (LenteraJateng/Mariska Bunga)

Puluhan tahun tak terjamah, pemandian air panas akhirnya mulai dikelola oleh warga setempat. Bekas lokasi bangunan barak yang sudah tak bersisa, akhirnya dijadikan taman bermain dan kolam maupun pancuran air panas.

Kolam mandi maupun pancuran terpisah bagi pria dan wanita. Terlihat warna kuning kecoklatan menunjukan belerang atau sulfur yang terbawa dari kandungan air panas tersebut.

Terkait

Tags: Air PanasEksKampKamp PelantunganPemandianPeristiwa

TIM LENTERAJATENG

Related Posts

Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah) terus memperkuat komitmennya, mendukung pengembangan sektor pendidikan melalui kerja sama strategis dengan Universitas Diponegoro (Undip).
Pendidikan

Dukung Operasional Undip, Bank Jateng Serahkan Fortuner dan NMax

08/06/2026
Sembilan Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai Satu Meter
Jateng Terkini

BMKG: Jateng Diprediksi Masih Hujan Lebat Saat Lebaran

24/02/2026
Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis
Jateng Terkini

Kue Moho : Merah Muda Merekah di Tengah Pasar Imlek Semawis

15/02/2026

RECOMENDED

Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong, generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan dalam merintis dunia usaha.

Bank Jateng Cabang Purwokerto Bagikan Tips Literasi Keuangan ke Gen Z

22/07/2026
Komisi B DPRD Kota Semarang menggelar rapat kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) mitra kerja untuk mengevaluasi capaian kinerja Semester I Tahun Anggaran 2026 di Ruang Komisi B DPRD Kota Semarang, Kamis (16/7/2026).

Komisi B DPRD Kota Semarang Soroti Efektivitas Program Kinerja OPD

21/07/2026
Layanan Bank Jateng kepada publik yang terintegrasi, aman dan mudah diakses masyarakat mendapat apresiasi dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.

Bank Jateng Raih Outstanding Regional Digital Governance Partner

20/07/2026
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono mendorong, pemerintah setempat untuk memperkuat langkah strategis dalam menghadapi potensi kekeringan dan ancaman bencana di wilayah Kecamatan Ngaliyan.

DPRD Kota Semarang Dorong Eksekutif Perkuat Strategi Penanganan Kekeringan di Ngaliyan

20/07/2026
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Joko Widodo mengimbau, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

DPRD Kota Semarang Minta UMKM Dukung Sensus

18/07/2026
Komisi A DPRD Kota Semarang menggelar public hearing Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penguatan Toleransi, Pendidikan Pancasila, dan Wawasan Kebangsaan di ruang rapat Komisi A DPRD Kota Semarang, Kamis (16/7/2026).

Komisi A DPRD Kota Semarang Himpun Masukan Publik untuk Raperda Penguatan Toleransi

16/07/2026

MOST VIEWED

  • Pendakian Merbabu Via Thekelan

    Pendakian Merbabu Via Thekelan, Jalur Legendaris bagi Para Pendaki Era 80-an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukoharjo Trending di Twitter, Berawal dari Curhatan Mahasiswa KKN yang Mengira Pelosok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Prime Video Mobile Telkomsel Tidak Dapat Dipakai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petruk Dadi Ratu, Cerita Khayalan Rakyat Kecil yang Jadi Penguasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 Lenterajateng.com