LENTERAJATENG, SEMARANG – Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, menghadiri kegiatan Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Semarang 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (1/8/2026).
Anang menyebut, legiatan tersebut menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kedisiplinan dan kapasitas anggota Satlinmas dalam menjalankan tugas menjaga ketenteraman, ketertiban, serta keamanan masyarakat di Kota Semarang.
Dalam rangkaian kegiatan jambore, ia juga mengikuti aksi penanaman pohon bersama para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
“Keberadaan Satlinmas memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, terutama di tengah berbagai dinamika yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Menurut dia, semangat gotong royong, disiplin, dan dedikasi yang dimiliki anggota Satlinmas harus terus dipertahankan. Mereka adalah garda terdepan yang turut membantu menjaga keamanan dan ketenteraman di lingkungan masyarakat.
Ia berharap melalui Jambore Satlinmas 2026, solidaritas antaranggota semakin kuat sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung semangat persatuan, kebersamaan, dan pengabdian untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju.
“Semoga semangat gotong royong dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Satlinmas terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kota Semarang yang aman, tertib, dan kondusif,” tuturnya.
Jambore dibuka Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang menegaskan, keberadaan Satlinmas memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kondisi di sekitarnya.
“Keamanan bukan hanya soal tidak adanya gangguan, melainkan situasi saat anak-anak dapat bermain tenang, pelaku usaha bekerja nyaman, dan wisatawan merasa terlindungi. Di situlah tumbuh kepercayaan terhadap kota kita,” tutur Iswar.
Penguatan peran Satlinmas di tingkat RT dan RW menjadi salah satu penopang utama keberhasilan Kota Semarang meraih predikat sebagai kota dengan tingkat toleransi terbaik ketiga di Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran Setara Institute. Konsistensi personel di lapangan dinilai efektif merawat kerukunan serta menjaga ketenteraman di tengah keberagaman warga.