LENTERAJATENG, KLATEN – Perkembangan teknologi informasi, di mana banyak menggunakan dunia digital untuk menunjang semua sisi kehidupan manusia. Termasuk di bidang pemasaran, yang menggunakan cara-cara tradisional door to door atau membuka toko secara fisik kini dianggap tidak efektif.
Mahasiswa Tim II KKN Undip Alhaya Nuhatsira dari Program Studi Agribisnis mengajarkan seluruh kader Posyandu di Desa Ngawonggo, untuk bisa melakukan pemasaran secara online. Dunia online atau digital dilirik, karena semua lini kehidupan kini banyak menggunakannya.
Selain, lebih dari 250 juta orang di Indonesia merupakan pengguna internet atau mengenal dunia digital.
“Digital marketing merupakan cara yang terbaik dalam pemasaran. Dengan menggunakan digital atau internet, jangkauan pasar akan lebih besar,” kata Alhaya, Kamis (27/7/2023).
Alhaya memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu kader Posyandu Desa Ngawonggo, mulai dari manfaat digital marketing, platform yang sering digunakan dan cara membuat konten yang menarik dalam digital marketing. Pesserta, juga mendapatkan leaflet tentang materi-materi tersebut, untuk mempermudah.
Peserta juga diberi kesempatan, untuk berbagi pengalaman selama berjualan online kepada perserta lainnya. Menurut Alhaya, sebagian kader Posyandu di Desa Ngawonggo sudah melakukan penjualan secara online atau mengenal digital marketing.
Menurut beberapa pengakuan peserta masih kata Alhaya, rata-rata yang sudah menggunakan digital marketing atau melakukan pemasaran melalui online kesulitan membuat konten yang menarik. Peserta sambungnya, menganggap berjualan secara online lebih mudah tetapi butuh kreatifitas yang tinggi.
Untuk memeriahkan kegiatan dan sekaligus sebagai evaluasi, Alhaya menggelar mini games dan pembagian kuesioner. Hasilnya, sebagian besar peserta sudah mengetahui banyak mengenai digita marketing.
“Kami berharap, penyuluhan ini dapat meningkatkan penjualan dan kemampuan Masyarakat dalam melakukan pemasaran digital,” tuturnya.