LENTERAJATENG, SEMARANG – DPRD Kota Semarang meminta, pelayanan PDAM Tirta Moedal ditingkatkan. Hal tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Moedal di Gedung Serbaguna DPRD Kota Semarang, Selasa (6/1/2026).
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman menyampaikan, aduan masyarakat terhadap pelayanan PDAM kerap terjadi dalam kurun waktu 24 jam. Karena itu, DPRD meminta agar tidak ada perlakuan tebang pilih dalam pelayanan.
Ia berharap, direktur yang baru nantinya bisa meningkatkan pelayanan.
“Sesuai perda, DPRD hanya memberikan pertimbangan, sementara keputusan tetap ada di Wali Kota. Harapannya, yang diputuskan nanti benar-benar sesuai kebutuhan dan kemauan masyarakat,” tegasnya.
RDP tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman, didampingi Wakil Ketua DPRD Suharsono, Wahyoe Liluk Winarto, Dyah Tunjung, serta dihadiri anggota Komisi B. Calon Direktur PDAM Tirta Moedal yang hadir dalam agenda tersebut yakni Ady Setiawan, yang akrab disapa Mas Wawan.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman mengatakan, RDP dilakukan sebagai bagian dari mekanisme lembaga legislatif dalam memberikan pertimbangan terhadap calon pimpinan BUMD, sebagaimana surat permohonan pertimbangan yang disampaikan Wali Kota Semarang.
“Tadi dengar pendapat kita lakukan sesuai mekanisme. Ada surat dari Ibu Wali Kota yang meminta pertimbangan, maka DPRD bertemu dengan calon direktur BUMD bersama Komisi B,” ujar Pilus sapaannya
Pilus menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan budgeting, termasuk melalui penyertaan modal kepada perusahaan daerah. Dalam RDP tersebut, DPRD menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan PDAM kepada masyarakat.
“Persoalan yang ada harus diurai dan dievaluasi terlebih dahulu, baru kemudian visi dan misi bisa dijalankan secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Joko Widodo menyampaikan, PDAM memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan air bersih.
Ia berharap ke depan PDAM dapat memperkuat koordinasi dan memperbaiki titik-titik kelemahan pelayanan.
“Mereka sebenarnya sudah memiliki road map, termasuk mengetahui titik-titik kelemahan. Itu yang harus dibenahi agar pelayanan ke depan semakin baik,” ujarnya.
Di sisi lain, calon Direktur PDAM Tirta Moedal Ady Setiawan mengaku hadir dalam RDP tersebut untuk memenuhi undangan DPRD serta memaparkan visi dan misi yang sebelumnya telah disampaikan dalam tahapan seleksi.
“Saya hadir memenuhi undangan dan menyampaikan visi misi. Soal rekomendasi saya belum mengetahui secara detail, dan saat ini juga belum ada kepastian terkait pelantikan,” katanya.