LENTERAJATENG, WONOSOBO – Bank Jateng menunjukkan komitmennya, mendukung percepatan digitalisasi dan penguatan ekosistem ekonomi digital di daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Pemerintah Kota Surakarta, untuk mewujudkan sebagai Smart City.
Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menyampaikan, kota yang dipimpinnya telah mencatat kemajuan signifikan dalam penerapan digitalisasi, baik pada layanan pemerintahan maupun transaksi publik. Menurutnya, hampir seluruh sektor layanan saat ini telah terdigitalisasi dan terintegrasi.
“Ke depan, tantangan kita tidak hanya pada penguatan sistem digitalisasi, tetapi juga pada sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Agar masyarakat memahami, digitalisasi itu mudah, aman, transparan, dan memberikan banyak manfaat,” kata Respati dalam High Level Meeting bertema “Penguatan Ekosistem Transaksi Digital dan IETPD dalam Mendukung Smart City Surakarta”, di Wonosobo Sunrise Point, Jumat (9/1/2026).
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menekankan, pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci utama dalam mewujudkan konsep Smart City. Edukasi dan literasi digital, perlu terus ditingkatkan agar masyarakat dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta Pramudya Wicaksana menyatakan, mendukung penuh sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan dalam penguatan ekosistem transaksi digital serta implementasi IETPD. Upaya ini diyakini mampu mendorong efisiensi, transparansi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Divisi Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Rieshanjaya Karuniajati menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai inovasi layanan perbankan digital untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat. Inovasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan digital, serta memperluas akses layanan keuangan yang inklusif.
Pemimpin Bank Jateng Koordinator Surakarta Sutanti menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung program Smart City. Komitmen tersebut diwujudkan, penguatan layanan perbankan digital serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar semakin percaya dan aktif memanfaatkan transaksi non-tunai.
Melalui sinergi antara Bank Jateng, Pemerintah Kota Surakarta, dan Bank Indonesia, diharapkan implementasi digitalisasi transaksi dan IETPD di Kota Surakarta dapat berjalan semakin optimal, inklusif, dan berkelanjutan. Sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.