LENTERAJATENG, BOYOLALI — Bank Jateng memperkuat komitmennya, mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali. Komitmen tersebut tercermin, dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Boyolali Tahun 2026.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali Umi Laila Sholichah menegaskan, komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Boyolali dalam mendorong implementasi transaksi keuangan daerah secara digital. Menurutnya, Bank Jateng Cabang Boyolali mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di wilayah tersebut.
“Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta dukungan layanan perbankan digital untuk mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja daerah,” kata Umi saat HLM TP2DD, di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas ekosistem transaksi keuangan digital. Melalui dukungan layanan dan infrastruktur perbankan, Bank Jateng berupaya memastikan proses transaksi pemerintah daerah dapat berlangsung semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Tim Business Development Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Kantor Pusat Wiwid Yudha Prasetia menyatakan, dukungan dan komitmen layanan digital Bank Jateng dalam mempercepat serta memperluas digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali.
“Bank Jateng siap mendukung kebutuhan digitalisasi pemerintah daerah melalui penguatan layanan perbankan digital, baik untuk transaksi pendapatan maupun belanja daerah. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat semakin memperluas pemanfaatan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” tutur Wiwid.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali Muhammad Arief Wardianta AP MM menyampaikan, laporan penyelenggaraan kegiatan sekaligus evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boyolali periode 2021–2025. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan dan tantangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus menentukan langkah penguatan ke depan.
Bupati Boyolali Agus Irawan menyatakan, menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam belanja daerah, percepatan digitalisasi pendapatan daerah, serta penguatan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Pramudya Wicaksana memaparkan, evaluasi pencapaian Pemkab Boyolali dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah pada semester I 2026.
Melalui forum tersebut, Bank Jateng semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam membangun ekosistem transaksi keuangan daerah berbasis digital. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan daerah yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel.